Rabu, 22 Juni 2016

Berkenalan dengan Pemrograman


Perkenalan Pemrograman


Introduction

Di posting-an saya yang pertama ini, saya mau ngasih tau tentang dasar-dasar pemrograman. Sebagai calon programer harus tau kalo kata program, pemrograman dan programmer adalah kata yang punya makna berbeda. Program adalah serangkaian instruksi yang dijalankan mesin untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Pemrograman adalah
aktifitas menulis program. Sedangkan programmer adalah orang yang membuat program itu sendiri.

Dalam dunia pemrograman, ada berbagai macam bahasa pemrograman yang bisa kita pake dan pelajari, misalnya C, C++, Pascal, Java, PHP, Phyton, dan lain sebagainya. Setiap bahasa pemrograman punya ciri khas dan kegunaan masing-masing. Misalnya kita ingin menjadi seorang web designer, maka bahasa yang harus kita kuasai minimal adalah HTML, CSS, PHP, MySQL dan juga software yang bakal dipake misalnya XAMPP, dan Apache.

Bahasa pemrograman dibagi jadi tiga tingkat. Yaitu tingkat tinggi (contoh : Ada, Pascal, COBOL, BASIC, dll), tingkat sedang (contoh : Java, C, C++, FORTH), dan tingkat rendah (contohnya : bahasa Biner, dan bahasa Assembler / Assembly). Semakin tinggi tingkat suatu bahasa pemrograman maka akan semakin mudah untuk kita pahami, dan semakin sulit untuk dibaca oleh mesin. Begitu pun juga sebaliknya.

Sejarah

Dulu program ditulis pake bahasa Assembly. Bahasa Assembly mudah dimengerti oleh mesin, tapi masih agak susah untuk dimengerti dan dipelajari oleh manusia. Sehingga bahasa ini digolongkan kedalam bahasa bertaraf rendah tingkat rendah.

Pada tahun 1960-an mulai diciptain bahasa pemrograman tingkat tinggi. Bahasa ini lebih dimengerti manusia karena mengandung kata-kata "jika ... maka ... " dan "lakukan ... sampai tercapai ... " yang tentunya ditulis kedalam bahasa internasional, yaitu bahasa inggris.

Sayang nya, bahasa tingkat tinggi gak bisa dimengerti oleh mesin. Maka dari itu dibuatlah penerjemah bahasa pemrograman untuk menerjemahkan bahasa tingkat tinggi kedalam bahasa mesin atau yang biasanya disebut bahasa biner (isinya cuma angka 0 sama 1).


Proses Pembentukan Program

Proses dalam pembentukan sebuah program berbeda-beda sesuai dengan penerjemah dari suatu bahasa. Penerjemah bahasa pemrograman dibagi menjadi 2, yaitu compiler dan interpreter.


1. Compiler


Pembentukan Program dalam C++ dengan Compiler

C++ Preprocessor

Kode program (source code) yang udah ditulis mula-mula akan diproses oleh C++ Preprocessor. Program ini akan menggabungkan kode program dengan preprocessor directive yang digunakan didalam kode. Preprocessor directive adalah statemen program yang diawali dengan tanda # (baca : sharp bukan sarap lo ya).

C++ Compiler

Setelah program diproses dari C++ Preprocessor, program diproses lagi ke Compiler dan di ubah menjadi kode Assembly.

Program Assembler

Setelah menerima kiriman dari Compiler berupa kode Assembly, programnya masih diterjemahin lagi menjadi kode objek.

Program Linker

Apabila kode program yang kita tulis lebih dari satu file, maka kode objek yang dihasilkan juga akan sesuai dengan jumlah file kode program. Pada tahap ini, program Linker akan menghubungkan semua file kode objek tersebut dengan Standard Runtime Library yang biasanya udah ada di C++, kemudian diubah ke dalam satu file .exe (atau .o kalo pake Linux). File ini lah yang disebut sebagai program. Sampe sini, pembentukan program udah selesai.

Program Loader

Gampangnya ini adalah program yang digunakan untuk mengeksekusi program yang sudah kita buat. Biasanya kalo kalian pake Windows, dia bakalan dibuka di Command Prompt. Dan kalo di Linux biasanya dibuka pake Terminal.

2. Interpreter

Cara interpreter menerjemahkan program adalah dengan mengubah instruksi dari kode program perbaris. Jadi setiap kali kita menekan Enter maka baris selanjutnya baru akan diterjemahkan, begitu seterusnya. Berbeda dengan compiler yang menerjemahkan seluruh instruksi program kemudian di eksekusi. Contoh bahasa yang menggunakan interpreter adalah Ruby, PHP, MATLAB, dll.

Kesimpulan

Jadi setiap bahasa pemrograman mempunyai keunikan tersendiri dalam struktur, penerjemahan, dan file output nya. Maka dari itu, disarankan banget untuk menentukan bahasa mana dulu yang mau dipelajari karena akan mempengaruhi jalan hidup kamu sebagai programmer kedepannya :D

Penutup

Mungkin itu aja yang bisa saya tulis buat hari ini. Untuk pos berikutnya saya akan membahas tentang bahasa Pascal, karena bahasa yang satu ini biasa dipakai untuk mengikuti OSN atau Olimpiade Sains Nasional. And as they said, Happy Coding!^^

0 komentar:

Posting Komentar